Keberadaan Kharisma Safiri, mahasiswi Universitas Indonesia yang hilang sejak Kamis (16/12), terlacak berada di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kepastian keberadaan ini diperoleh, setelah pihak aparat keamanan Polres Depok melakukan penyelidikan terkait hilangnya mahasiswi yang dikenal pintar itu.
“Hingga saat ini, belum ditemukan adanya unsur pidana apapun," kata Kapolres Depok Kombes Pol Fery Arahan, kepada wartawan beberapa waktu lalu, Rabu (29/12).
Oleh karena itu, jika ada pihak keluarga merasa keberatan atau menemukan sesuatu, bisa melapor ke polisi.
Lebih lanjut, dia menambahkan hingga sekarang kasus Kharisma Safiri ini tengah dikembangkan.
"Kami telah memberikan kepastian hukum kepada pihak keluarga, kampus, teman, sampai ke pemilik kos, bahwa perempuan berkulit sawo matang, berambut lurus panjang tersebut masih hidup dan tidak diculik oleh siapapun, tetapi pergi sendiri," jelas Fery.
Jejak Safiri terlacak berada di Balik papan, berdasarkan informasi dan penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian setempat. Diduga Kharisma Safiri pergi ke Kalimantan untuk menemui pacarnya.
Selama kuliah di Universitas Indonesia, mahasiswi semester I, Fakultas MIPA,jurusan Biologi ini, tinggal di rumah Kos Kaca milik Evita Rahmini yang berada di Jalan Kesatuan 44 Rt 1 Rw 1, Kelurahan Kukusan, Beji, Depok, Jawa Barat.
* foto.Kharisma Safiri (document keluarga)
Or add related content to this report
News Stories | Blogs | Images | Videos | Comments