KPK akan mengawasi Proses Lelang Aset Benua Indah Group diduga ada Gratifikasi
Linkedin

KPK akan mengawasi Proses Lelang Aset Benua Indah Group diduga ada Gratifikasi

Pontianak : Indonesia | Jul 27, 2010 at 11:04 AM PDT
XX XX
Views: Pending
 
SABAR atau MENGELUH

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tampaknya bergeming dengan ancaman debitor kakap seperti Benua Indah Group yang tidak sudi asetnya dilelang. Kemarin. Direktur Treasury, Financial Institution and Special Assets Management Bank Mandiri Thomas Arifin mengungkapkan, ada enam investor yang berminat dengan aset BIG. Aset obligor terbesar di Bank Mandiri itu berupa perkebunan kelapa sawit itu akan dilelang pada harga bawah Rp 350 miliar. Benua juga memiliki kewajiban kepada Mandiri sebesar Rp 480.7 miliar.

Utang kepada Bank Mandiri itu terdiri atas utang pokok Rp 240,7 miliar dan sisanya tunggakan bunga Rp 239.3 miliar. Bank Mandiri telah menyerahkan upaya penyelesaian dan penanganan kredit kepada Kantar Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sejak 2005. dan pada Desember 2007, Benua Indah meminta restrukturisasi, namun kemudian dibatalkan.

Dalam kasus ini jelas ada suatu kepentingan besar yang dilakukan oknum Bank Mandiri untuk memaksa agar Aset BIG dapat dilelang melalui KPKNL yang jelas jelas meyalahi hokum dan undang undang yang berlaku ,karena KPKNL tidak memeliki wewenang untuk meyelesaikan piutang Bank Mandiri kepada BIG ,

Utang pokok RP 240,7 Miliar pun sebenarnya bukan semuanya hutang BIG ,tetapi jumlah kredit yang disalurkan dan sudah diterima BIG adalah sejumlah 77 Miliar untuk pembangunan kebun inti dan PKS ,Serta 52 Miliar untuk kredit kebun Plasma yang samapi sekarang belum dikonversi oleh Bank Mandiri ,dimana sesuai aturan harusnya sudah dikonversi ,

Hutang pokok BIG dikatakan Rp 240,7 miliar oleh Bank Mandiri adalah merupakan hutang gabungan terhadap kredit yang digunakan untuk perkebunan inti(77M0 ditambah kredit untuk kebun plasma petani (52M) serta ditambahkan IDC (interest during credit) dan denda serta biaya akibat tidak disetujui rekstrukturisasi oleh pihak bank mandiri utang tersebut menjadi membengkak menjadi 480 miliar karena ditambah dari bunga ,denda dan biaya dari utang yang berjumlah Rp.240,7 miliar

Bank Mandiri harusnya melakukan rekstrukturisasi dan Haircut kepada Nasabah yang tidak masuk dalam BPPN .

PT BIG adalah merupakan nasabah dari bank Bapindo yang tidak dimasukan ke BPPN karena dianggap masih dalam kategori lancer pada tahun 1998 samapai dengan 2000. Dan banyak obligor obligor nakal yang sengaja memasukan Aset yang dijaminkan pada Bank ke BPPN dengan cara tidak membayar angsuran pada masa tahun 1997-1999 ,dan ketika dimasukan ke BPPN semua kewajiban obligor telah terhapuskan , dan kemudian Obligor yang telah merampok kredit bank tersebut membeli kembali asset tersebut lewat BPPN dengan harga hanya 15% samapi dengan 10% dari harga asset tersebut .

Namun apa yang terjadi dengan BIG yang pemilik dan manajemen sudah berusaha keras untuk tidak masuk ke BPPN malah di zalimi oleh Bank Mandiri karena adanya kepentingan kepentingan oknum bank mandiri yang melihat asset BIG yang mengiurkan ,dengan memanfaatkan kesulitan yang dialami pemilik dan manejemen BIG ,akibat dari terhentinya kucuran kredit pada saat pembangunan kebun dan PKS serta kebun plasma saat keadaan ekonomi nasional yang tidak menguntungkan .

Adadugaan kepentingan oknum oknum bank mandiri atau boleh dikata adanya dugaan mafia mafia jual beli asset asset kredit macet Bank Mandiri melelui KPKNL untuk bisa mendapatkan keuntungan atau fee dari pembeli asset/investor tersebut . modus operandi ini dilakukan denga cara sebagai berikut :

1. Dengan tidak pernah meyetujui permohonan rekstrukturisasi yang diajukan obligor yang mempunyai asset tanggungan di Bank Mandiri yang mengiurkan dan punya harga bagus ,awalaupan asset tersebut sudah dihapus bukukan oleh Bank Mandiri

2. Dengan tidak melakukan haircut padahal ini dijamin oleh Undang undang malah melakukan bunga berbunga seperti rentenir

3. Berkkerja sama dengan KPKNL yang nyata nyata sejak Bank Mandiri menjadi BUMN dan ada undang undang 19 tahun 2003 tentang BUMN , Bank mandiri bukan lagi meruapaka Harta Negara tetapi harta Negara yang dipisahkan dan tunduk apad undang undang PT seta hokum privat dalam berhubungan dengan pihak luar. Digunakannya KPKNL hanya untuk melegitimasi bahwa lelang asset BIG sudah prosedur dan tidak ada gartifikasi atau kong kalingkong antara pembeli /investor asset BIG denga oknum Bank mndiri

Jika Bank mandiri merupakan agen pembangunan dan melakukan fungsi intermediasi bank tanpa dipengaruhi oleh kepentingan kepentinagn pribadi sejumlah petinggi petinggi dibank mandiri harusnya Bank Mandiri melakukan rekstruturisasi dan haircut pada BIG karna memperhitungkan bahwa BIG tidak masuk BPPN dan kredit BIG pun sudah di hapus bukukan ketika bank Mandiri akan melakukan IPO .jika reksrukturisai dilakukan tentu saja ini akan membantu perekonomian disekitar daerah ketang yang yang menjadi lokasi asset BIG dan petani petani disana , taetapi malah kebalikannya justru Bank Mandiri telah abanyak melakukan kerugian bagi petani dan meyebabkan banyak konflik social .

KPK perlu mengawasi Proses Lelang Aset BIG diduga ada Grtifikasi

Serikat Petani Plasma Nasional mulai mencium bau bau adanya dugaan Gratifikasi oleh pihak bank mandiri kepada sejumlah pejabat KPKNL dan Dirjen Kekayaan Negara terkait adanya lelang asset bank mandiri , dugaan gratifikasi tersebut ditaksir sejumlah 58,9 Milliar . menurut kabar Serikat petani sudah melaporklan dugaan dugaan gratifikasi tersebut ke KPK .pada awal juli .

1 of 2
Next
Perkebunan Sawit
Inilah Perkebunan sawit plasma yang terlantar akibat Bank mandiri tidak melakukan Haircut terhadap Kredit petani
centurykok is based in Cikampek, Jawa Barat, Indonesia, and is a Stringer on Allvoices.
Report Credibility
 
  • Clear
  • Share:
  • Share
  • Clear
  • Clear
  • Clear
  • Clear
 
 
 
Advertisement
 

Blogs

 >
  • SABAR atau MENGELUH

    Submitted By: AhmadKhaerulAnam | 3 days ago

    Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.
    "Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan

  • Pengumuman Bantahan PT Benua Indah Group

    Submitted By: centurykok | 2 days ago

    Untuk dan atas nama klien kami :

    1. PT. Subur Ladang Andalan,

    2. PT. Antar Mustika Segara,

    3. PT. Bangun Maya Indah

    4. PT. Duta Sumber Nabati,

    semuanya bernaung dalam ...

  • GUGATAN BENUA INDAH GROUP KEPADA KPKNL JAKARTA I

    Submitted By: centurykok | 2 days ago

    Kasus kredit Benua Indah Group (BIG) di Bank Mandiri terus berkepaanjangan. Saat ini Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan lelang (KPKNL) Jakarta I tengah melakukan upaya lelang terhadap asset Benua Indah Group.

    Tindakan KPKNL

Images

 >
 
  • Inilah Perkebunan sawit plasma yang terlantar akibat Bank mandiri tidak melakukan Haircut terhadap Kredit petani

    Perkebunan Sawit

  • Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.

    SABAR atau MENGELUH

More From Allvoices

Report Your News Got a similar story?
Add it to the network!

Or add related content to this report



Use of this site is governed by our Terms of Use Agreement and Privacy Policy.

© Allvoices, Inc. 2008-2014. All rights reserved. Powered by PulsePoint.