Korban Tewas Gempa Bumi di Tasikmalaya
Linkedin

Korban Tewas Gempa Bumi di Tasikmalaya

Tasikmalaya : Indonesia | Sep 02, 2009 at 6:52 PM PDT
XX XX
Views: Pending
 

Hingga Kamis (3/9) pukul 00.35 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Tasikmalaya menjadi 34 orang.

Selanjutnya, informasi yang diperoleh dari Radio Elshinta Jakarta kala mewawancarai Direktur Perbaikan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Untung Sarosa menunjukkan, ada 33 orang korban luka berikut 40 orang yang hilang di Kabupaten Cianjur. Sementara, tercatat 2.325 unit rumah rusak.

Hingga Kamis (3/9) pagi, baru 12 warga yang ditemukan dari yang dilaporkan hilang setelah gempa bumi yang melanda Tasikmalaya dan sekitarnya, Rabu (2/9). Kemarin, proses evakuasi terhadap puluhan warga yang dikabarkan hilang, dihentikan menjelang tengah malam.

Saat ini jasad korban yang berhasil ditemukan, masih berada di Balai Desa Pamoyanan, Cianjur. Rencananya pagi ini, belasan jasad korban itu akan dikebumikan di pemakaman umum setempat.

Proses evakuasi korban di Cianjur terpaksa dihentikan karena situasi yang tidak memungkinkan, ditambah aliran listrik yang padam, sehingga menyulitkan petugas dan warga dalam melakukan pencarian.

"Sampai pukul 23.00 WIB malam tadi, warga masih melakukan pencarian karena takut ada korban selamat dalam timbunan rumah," kata Agus Sobari, salah seorang petugas SAR.

Pantauan di lapangan, ratusan orang memilih untuk tidur di tenda-tenda darurat yang telah didirikan warga secara swadaya. Tenda biru dari terpal itu, berdiri di atas tanah kosong yang ada di sekitar perkampungan.

Arul (35) warga Kampung Pasir Halang, Desa Pamoyanan, Kecamatan Cibinong, memilih untuk tidur di bawah tenda darurat yang mereka dirikan bersama warga lainnya, bersama anak dan istrinya.

Pasalnya ungkap ayah dua anak itu, sebagian besar warga masih takut dan trauma pasca gempa yang meluluhlantahkan kampung mereka. Sedikitnya 4 rumah nyaris rata dengan tanah dan puluhan lainnya menggalami rusak berat dan ringan.

Pascagempa sore kemarin, membuat warga takut untuk diam di dalam rumah karena beberapa kali gempa susulan sempat terjadi. Bahkan beberapa longsor susulan sempat menimpa beberapa kampung yang letaknya bersebelahan. "Kami takut untuk masuk ke dalam rumah, apalagi tidur malam di dalam kamar. Sejak sore kemarin sudah dua kali gempa susulan meskipun kecil," kata Arul.

Sementara itu pemadangan serupa terlihat di beberapa kampung di sepanjang jalan menuju Kampung Urug Anapi yang rata dengan tanah akibat longsor.

Di Cianjur, gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter itu, selain merusak ratusan rumah warga, merusak 3 mesjid dan satu sekolah SMP. Akibatnya Kamis ini, ratusan siswa sekolah terpaksa diliburkan karena bangunan sekolah rusak berat.

Gempa bumi berkekuatan 7,3 SR yang berpusat di Samudera Hindia sekitar 142 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu (2/9) sore itu telah menghancurkan rumah-rumah penduduk dan menewaskan sejumlah orang di Tasikmalaya, Cianjur, dan sejumlah tempat lain. Guncangan akibat gempa bumi tersebut juga dirasakan oleh masyarakat di wilayah Bogor dan Jakarta.

1 of 1
Gempa Bumi
Gempa Bumi
AhmadKhaerulAnam is based in Jakarta, Jakarta, Indonesia, and is a Stringer for Allvoices.
Report Credibility
 
  • Clear
  • Share:
  • Share
  • Clear
  • Clear
  • Clear
  • Clear
 
 
 
Advertisement
 

Images

 >
 

More From Allvoices

Report Your News Got a similar story?
Add it to the network!

Or add related content to this report



Use of this site is governed by our Terms of Use Agreement and Privacy Policy.

© Allvoices, Inc. 2008-2014. All rights reserved. Powered by PulsePoint.