Assalamu’alaikum Wr Wb
Linkedin

Assalamu’alaikum Wr Wb

Banyuwangi : Indonesia | Aug 16, 2009 at 5:54 AM PDT
XX XX
Views: Pending
 

Assalamu’alaikum Wr Wb

Dengan penuh rasa syukur kepada Allah swt, insya Allah jika masih diberi kesempatan berupa kelapangan Umur dan Karunia rizky berupa kesehatan 6 hari lagi kami halaman Facebook Membaca Al Qur’an untuk pertama kalinya bisa menjalani ibadah di bulan Ramadhan bersama sama saudara (i) sekalian. Marilah kita semua berhias dengan perhiasan takwa, karena, orang yang beruntung adalah orang yang diberikan pakaian halal dan ketakwaan oleh Allah swt. Firman Allah SWT :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ (١٣)
Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.
Tentunya harapan kita adalah hidayah-inayah dan taufiq dari Allah swt, semoga kita termasuk daripada golongan orang-orang yang bertakwa kepada Allah swt, dengan melaksanakan perintah-perintahnya, memelihara sholat yang lima waktu tepat pada waktunya, tanpa melambat-lambatkannya dan melalaikannya. Amin.
Ramadhan sebentar lagi akan tiba, dan ini merupakan suatu momentum yang sangat tepat bagi kita kaum muslimin untuk menyamakan pandangan dan pola pikir bahwa kita ini sebenarnya adalah satu tubuh, apabila salah satu organ tubuh terserang sakit maka seluruh tubuh akan merasakan sakit yang sama. Bulan Ramadhan juga merupakan ajang kita untuk, meratap kepada Allah agar segala kesusahan, kedlaliman dan diskriminasi dijauhkan dari kita. Dan semoga umat ini juga ditunjukkan jalan yang benar, bukan jalan yang sesat yang tidak di Ridhoi allah SWT, yaitu jalan dimana para pejuang kebenaran diberikan kejayaan atas orang-orang pembuat kerusakan. Semoga Allah menggandeng tangan umat ini kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. Tinggal beberapa hari lagi, kita kedatangan bulan Romadhan. Sudah sewajarnya kita menyambutnya dengan suka cita.. Apa saja perkara yang harus di persiapkan menjelang kedatangannya tamu tersebut?

1. Berdoa agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan harapan, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir.

2. Bersyukur kepada Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Surah Al Baqarah : 185 :
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (١٨٥)
“ (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). karena itu, Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat.

4. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan menambah amal ibadah dengan penuh keimanan agar kita semakin bertaqwa :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (١٨٣)
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa,

5. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa dan Allah menyuruh kita bertanya kepada seseorang jika tidak mengetahui agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. Firman Allah Al Anbiyaa’ : 7
فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ……”
……. Maka Tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui”

6. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk. Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Firman Allah SWT : QS Al A’raaf : 153
وَالَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ ثُمَّ تَابُوا مِنْ بَعْدِهَا وَآمَنُوا إِنَّ رَبَّكَ مِنْ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَحِيمٌ (١٥٣)
“orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; Sesungguhnya Tuhan kamu sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

7. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.

8. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Semoga kita semua termasuk daripada golongan orang-orang yang bertakwa kepada Allah swt, karena sesungguhnya kebahagiaan itu, bukanlah hanya bagi orang yang menyambut bulan Ramadhan ini dengan pasilitas yang serba cukup, tetapi kebahagiaan adalah bagi orang yang bertakwa kepada Allah swt sepanjang hidupnya, sama ada ia diwaktu kesulitan, kesusahan dan penderitaan atau sebaliknya didalam kebahagiaan, sehingga mendapat rahmat, kasih sayang Allah dan beruntung memasuki Syorga yang penuh dengan kenikmatan dan kebahagiaan yang abadi.
ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai
Ya ….Allah berikanlah kemampuan kepada kami untuk bisa memampaatkan Ramadhan ini semaksimal mungkin, karena sesungguhnya, segala kehormatan, keberkatan, kebahagiaan dan segala kebaikan adalah milikmu ya…Allah, sesungguhnya solat kami, puasa dan ibadah kami, hidup dan mati kami adalah untukmu ya….Allah
Ya Allah….. Ya Rabb …….Tunjukkan pada hambamu yang lemah ini, untuk bisa selalu beribadah kepada MU"
Amin..

Wassalamu’alaikum Wr Wb

1 of 1
Ahlan Wa Sahlan Ya Ramadhan
Ahlan Wa Sahlan Ya Ramadhan
MembacaAlQuran is based in Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia, and is a Stringer on Allvoices.
Report Credibility
 
  • Clear
  • Share:
  • Share
  • Clear
  • Clear
  • Clear
  • Clear
 
 
 
Advertisement
 

Images

 >
 

More From Allvoices

Report Your News Got a similar story?
Add it to the network!

Or add related content to this report



Use of this site is governed by our Terms of Use Agreement and Privacy Policy.

© Allvoices, Inc. 2008-2014. All rights reserved. Powered by PulsePoint.