DI MERAH MARON (Poem)
Linkedin

DI MERAH MARON (Poem)

Jakarta : Indonesia | Jun 21, 2012 at 10:38 AM PDT
XX XX
Views: Pending
 
Mar 21, 2012 Indonesia_Protest over rising oil price breaks out in Djakarta

DI MERAH MARON

Siapa bisa mencuri angin?
Siapa bisa mencuri badai?
Siapa bisa mencuri langit?

Tidak ada satupun manusia yang bisa mencuri,
angin, badai dan langit. Tidak pernah ada.

Siapa yang bisa mencuri demokrasi?
Siapa yang bisa menyulap demokrasi?
Siapa yang bisa menjual demokrasi?

Manusia vampire, yang jantungnya sudah mati
dimakan gerhana, di hidupkan oleh purnama,
angkara birahi kuda betina.

Lalu lahirlah tipu daya di malam merah maron
Menebar jejaring sosial di iklan suku kata
Menghipnotis kemaslahatan hak-hak putih
Menjadi hitam. Menjadi alphabet kuota dalam kosa kata
Korupsi ! Membunuh demokrasi.

Jakarta, Indonesia, June 21, 2012
Taufan S Chandranegara.

1 of 14
Next
Demo rise in fuel oil in Indonesia March 2012
TaschTaufan is based in Jakarta, Jakarta, Indonesia, and is a Reporter for Allvoices.
Report Credibility
 
  • Clear
  • Share:
  • Share
  • Clear
  • Clear
  • Clear
  • Clear
 
 
 
Advertisement
 

Images

 >
 

More From Allvoices

Report Your News Got a similar story?
Add it to the network!

Or add related content to this report



Use of this site is governed by our Terms of Use Agreement and Privacy Policy.

© Allvoices, Inc. 2008-2014. All rights reserved. Powered by PulsePoint.